Jumat, 17 Maret 2017

Jakarta – Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-XIX. Pemerintah Kabupaten pun optimistis dapat menjadi tuan rumah yang baik berbekal pengalamannya menyelenggarakan acara di level nasional.

“Kami telah memiliki beberapa pengalaman menyukseskan pelaksanaan acara nasional, salah satunya adalah Sail Teluk Tomini 2015 lalu,” ujar Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, saat menghadiri rapat persiapan awal Gelar TTG Nasional ke XIX di Jakarta, Kamis (16/3).

Samsurizal menambahkan, dengan lama kegiatan yang berlangsung hampir sepekan, kenyamanan fasilitas tempat tinggal untuk peserta pun menjadi kebutuhan dasar yang harus diperhatikan. Sebagai antisipasi banyaknya peserta yang hadir, Pemkab pun menyiapkan homestay sekaligus sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini akan melibatkan puluhan ribu orang. Tidak menutup kemungkinan Parigi akan dipadati para tamu selama sepekan. Jika Presiden hadir di Parigi, bisa jadi kegiatan nanti lebih rame daripada Sail Tomini 2015,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Ahmad Erani Yustika, meminta agar keterlibatan inovator daerah lebih ditingkatkan lagi. Adanya temuan-temuan baru dari kegiatan TTG nantinya dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Meski demikian, Ia juga mengingatkan untuk menjadikan penyelenggaraan TTG XVIII di Mataram tahun lalu sebagai bahan pembelajaran.

“Saya sempat mampir ke sebuah desa. Ibu-ibu disana mengolah kentang menjadi keripik, tetapi tidak menggunakan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produksi. Padahal teknologinya sudah ada,” ujar Erani.

Oleh karena itu, dirinya pun meminta agar kegiatan Gelar TTG yang ke-19 di Parigi Moutong esok disosialisasikan secara masif melalui berbagai media. Ia menambahkan, perlu juga dipikirkan agar TTG dapat membuat website khusus sehingga teknologi tepat guna dapat dihimpun di satu portal. Dengan demikian, masyarakat luas dapat mendapatkan informasi dari satu sumber.