Kelola Embung, Kemendes PDTT Siapkan Bantuan 50 Juta Untuk BUMDes

  Kamis, 08 Februari 2018

DHARMASRAYA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan memberikan bantuan senilai Rp 50 juta kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola embung untuk dijadikan destinasi wisata. Hal itu disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat mendampingi Presiden Joko Widodo yang meninjau pembangunan embung di Nagari (desa) Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada Rabu (07/02).

Selain diberikan bantuan dana kepada BUMDes sebesar 50 juta, lanjut Menteri Eko, nantinya setiap embung yang sudah selesai pembangunannya akan diberikan bibit ikan gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, BUMDes juga akan diberikan pompa air secara gratis dari Kementerian Pertanian (Kementan).

"Setiap embung yang jadi nanti akan dikasih bibit ikan dan pompa air gratis. Pemberian itu merupakan bantuan kepada BUMDes untuk membuat destinasi wisata," katanya.

Lebih lanjut, Menteri Eko mengungkapkan manfaat embung selain pemerataan ekonomi, yakni untuk  mengurangi stunting atau kekurangan gizi pada anak. Hal itu dikarenakan dengan adanya embung, maka desa dapat memproduksi ikan yang kaya akan protein.

"Ikannya diharapkan dibagikan gratis kepada anak-anak miskin agar bisa mengurangi stunting. Dalam 3 tahun terakhir ini, kita sudah bisa mengurangi 10 persen stunting. Kita harapkan dengan adanya ikan yang menghasilkan protein dapat mengurangi stunting lebih cepat lagi," lanjutnya.

Di sisi lain, Menteri Eko juga mengatakan pelaksanaan pembangunan embung sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Tidak hanya itu, pelaksanan pembangunannya pun melibatkan masyarakat dengan mendapatkan upah.

"Di dalam pengerjaan embungnya dipakai tenaga kerja dari masyarakat. Masyarakat bisa mendapatkan upah karena mereka dibayar secara mingguan sehingga biaa meningkatkan daya beli didesanya," katanya.