Mendes PDTT: Setjen Pegang Peran Penting untuk Kementerian

  Kamis, 01 Maret 2018

JAKARTA – Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memegang peran strategis dalam organisasi kementerian. Fungsinya pun ibarat rel dalam sebuah rangkaian kereta.

Hal tersebut diungkapkan Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo, saat memberikan arahan kepada jajaran Setjen pada acara Rapat Kerja Sekretariat Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta, Kamis (22/2).

"Saya senang sekali diadakan rapat kerja seperti ini. Sekretariat Jenderal (Setjen) merupakan satu unit kerja yang begitu penting. Kalau kereta, ibarat relnya. Fungsinya untuk memastikan semua unit kerja on the track supaya sampai ke tujuan," ujarnya.

Agar kinerja kementerian berada pada jalurnya, dirinya pun meminta agar Setjen memerhatikan dua faktor kunci. Pertama, memastikan apa tujuan yang hendak dicapai oleh kementerian. Lalu kedua, pengawasan kepada seluruh Unit Kerja Eselon 1 lainnya.

"Cek di Renstra (Rencana Strategis) targetnya apa. Setjen kontrol UKE lain supaya tidak melenceng dari renstra. Kedua, monitoringnya. Buktikan kita bukan kementerian underdrop. Kita harus membangun super team," tegasnya.

Selain itu, Menteri Eko juga meminta agar fungsi biro sebagai unit kerja di dalam Setjen berjalan selaras satu sama lain. Hal tersebut, lanjutnya, akan menentukan tingkat performa kinerja kementerian sebagai unit besarnya.

"Kalau Setjennya jelek, unit kerjanya bagus, ya gak akan bagus. Kalau perencanaannya (Biro Perencanaan) gak bener, semuanya gak bener. Keuangan (Biro Keuangan) dan lainnya, semuanya tergantung detail. Kita harus perhatikan hal-hal detail. Tidak bisa semua makro. Peran Setjen begitu penting sebelum bicara yang besar dan muluk tentang Kemendes PDTT," sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Anwar Sanusi mengatakan bahwa Setjen melakukan tugas dan fungsi sebagai pelaksana program dukungan manajeman. Jika manajemen bisa berjalan optimal, maka sebuah organisasi juga akan berjalan dengan baik.

"Raker ini menjadi momentum kebersamaan supaya lebih solid, juga penetrasi nilai-nilai APIK. Selain itu, kita juga melakukan evaluasi apa yang telah dilakukan terutama dalam konteks anggaran. Bagaimana anggaran tepat sasaran dan efektif,” ujarnya.

Sekjen Anwar juga menegaskan akan pentingya aspek value for money. Dirinya menginginkan Kesetjenan menjadi role model di kementerian, salah satunya terkait rekrutmen sumber daya manusia yang berkualitas.

Rapat Kerja Sekretariat Jenderal Kemendes PDTT memiliki agenda penajaman Rencana Kegiatan Anggaran Setjen tahun 2018, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Setjen, dan peningkatan kualitas dukungan manajemen kelembagaan dalam suatu kegiatan Rapat Kerja Sekretariat Jenderal tahun 2018. Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Eselon I, II, III dan IV serta seluruh staf di lingkungan Setjen Kemendes PDTT.