Kemendes PDTT Kembangkan Budidaya Rumput Laut sebagai Prukades di Pulau Maluku

  Senin, 23 April 2018

MALUKU TENGGARA BARAT - Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (Dirjen PDTu), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Johozua M. Yoltuwu, mengunjungi desa di Pulau Ngolin, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk melihat hasil pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) berupa budidaya rumput laut. Sejumlah program diimplementasikan untuk mendukung pengembangan budidaya rumput laut tersebut.

“Program pembudidayaan rumput laut ini merupakan salah satu bentuk pengembangan Prukades melalui Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar (PDPKT). Fasilitasi yang diberikan dalam satu paket ini terdiri dari bibit, lantai jemur, gudang penyimpanan, dan kapal,” ujar Johozua di Pulau Seira, Kecamatan Wermaktian, MTB, Senin (23/4).

Johozua menambahkan, dirinya juga menyoroti tentang daya ungkit penggunaan dana desa terhadap perekonomian warga di MTB. Ia menegaskan perlunya penguatan tata kelola keuangan untuk memaksimalkan hasil dari bantuan yang sudah diberikan.

“Terkait dengan pemberdayaan masyarakat desa, jumlah bantuan yang diberikan, perlu juga diukur seberapa besar dana tersebut bisa meningkatkan pendapatan nelayan,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat, Agustinus Utuwaly, mengapresiasi fasilitasi yang telah diberikan oleh Kemendes PDTT. Bantuan-bantuan tersebut memberi dampak langsung bagi para pembudidaya rumput laut.

“Bantuan longboat dan mesin ketinting oleh Kemendes PDTT pada tahun 2017 lalu merupakan salah satu bantuan yang cukup membantu masyarakat MTB dalam pengelolaan budidaya rumput laut. Mewakili masyarakat dan pemerintah kabupaten, kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya,” ujar Wabup Agustinus.

Direktur PDPKT, Hasrul Edyar mengapresiasi terlaksananya program budidaya panen tersebut. “Dalam pelaksanaannya, terjadi beberapa kendala. Namun semua itu berhasil kita selesaikan dengan baik. Hal ini terbukti dengan adanya panen rumput laut dengan jumlah lebih kurang 4 ton,” ungkap Hasrul. (WST/CHM)