Desa Maniskidul Raih PADes Rp1,4 M dari Wisata Cibulan

  Kamis, 31 Mei 2018

KUNINGAN - Objek wisata Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat memiliki situs bersejarah yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tak heran jika destinasi wisata ini ramai dikunjungi hingga mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) hingga Rp1,4 Miliar per tahun.

Demikian diungkapkan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid saat meninjau Objek Wisata Cibulan,  Kamis (31/5). Ia berharap, hadirnya objek wisata Cibulan dapat memberikan manfaat dan membantu menggerakkan ekonomi desa setempat.

"Kami Kementerian Desa sebisa mungkin memberikan support. Karena yang disetor ke desa sebagai Pendapatan Asli Desa ini Rp1,4 Miliar per tahun. Berarti pendapatannya lebih dari Rp1,4 Miliar," ujarnya.

Destinasi wisata yang dikelola oleh swasta bekerjasama dengan desa ini memiliki ragam spot wisata seperti kolam yang berisi ikan-ikan penuh mitos yakni ikan dewa, terapi ikan, saung lesehan, dan destinasi tujuh sumur peninggalan Prabu Siliwangi.

Tujuh sumur ini sendiri adalah sumber mata air berbentuk kolam yang memiliki nama berbeda-beda, di antaranya sumur kejayaan, sumur kemulyaan, sumur pengabulan, sumur cirancana, sumur cisadane, sumur kemudahan, dan sumur keselamatan.

"Sangat bagus. Pengembangan destinasi wisata ini dikombinasikan dengan pemeliharaan aset desa, kearifan lokal. Di sini ada tujuh sumber mata air peninggalan  Prabu Siliwangi. Ini punya nilai lebih. Harus dikapitalisasikan oleh desa," ujarnya.

Melihat keunikan alam wisata tersebut Taufik yakin Wisata Cibulan akan menjadi objek wisata primadona Kabupaten Kuningan. Menurutnya, Wisata Cibulan tak kalah cantik dengan objek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Klaten.

"Kami merasa takjub pertama datang ke Kuningan langsung ke objek wisata Cibulan ini di desa Maniskidul. Desa Maniskidul patut bersyukur memiliki tempat ini," ujarnya.