Ini Akses & Aktivitas yang bisa dilakukan di Karimunjawa

  Jumat, 14 September 2018

Buat penyuka perjalanan wisata, nama Karimunjawa pasti menggoda. Pulau yang terletak di Kabupaten Jepara itu memang mempesona dan kerap menggerakan hati untuk datang dan datang lagi.

Keindahan maritim dan kekayaan bawah laut Kepulauan Karimunjawa jelas tidak perlu lagi diragukan. Namun, sesungguhnya, pulau yang memiliki luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare dengan lima pulau berpenghuni itu, memiliki banyak potensi wisata lain. Di antaranya kekayaan fauna di daratan dan juga wisata sejarah serta religi. Jangan lupakan juga aktivitas penyalur hobi fotografi dan video. Karimunjawa juga surga bersantai di pasir putih, berlayar, memancing, atau sekadar berenang.

Wisata Religi & Sejarah
Wisata maritim bukanlah satu-satunya yang dimiliki Karimunawa. Wisatawan juga bisa mengeksplor wisata religi dengan situs bersejarah makam Sunan Nyamplung hingga wisata seni dan budaya.

Karimunjawa adalah kepulauan dengan status administratif Kecamatan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Berdasarkan legenda, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang memerintahkan putranya, Amir Hasan ke sebuah pulau yang nampak kremun-kremun (kabur) dari puncak Gunung Muria untuk mengembangkan ilmu agamanya.

Karena tampak kremun-kremun, akhirnya kepulauan ini dikenal dengan namaKarimunjawa sampai sekarang. Amir Hasan kelak dikenal sebagai Sunan Nyamplung karena menanam biji pohon Nyamplung (Calophyllum inophyllum L) di Karimunjawa. Pohon Nyamplung ini ternyata bermanfaat sebagai pemecah angin (wind breaker) untuk tanaman pertanian dan konservasi pantai. Belakangan diketahui kalau biji nyamplung juga dapat dimanfaatkan sebagai biofuel.

Sampai sekarang, makam Sunan Nyamplung masih ramai dikunjungi, baik oleh peziarah maupun pengunjung yang tertarik mempelajari sejarah Islam yang telah berkembang di kepulauan ini sejak abad ke-15.

Aktivitas Lain
Snorkeling dan diving menjadi aktivitas yang digemari wisatawan saat berkunjung ke Karimunjawa. Taman Nasional Karimunjawa memiliki ekosistem asli dan rumah bagi hampir 400 spesies fauna laut dengan ragam ikan hias warna warni yang hidup di terumbu karang.

Terdapat pula fauna langka seperti Elang Laut Dada Putih, penyu sisik, dan penyu hijau. Jika memutuskan untuk snorkeling, diving, menjelajahi pulau-pulau kosong, susur mangrove, dan kegiatan alam lainnya, jangan lupa menggunakan jasa pemandu lokal yang mengenal medan Karimunjawa. Begitu juga ketika akan melakukan aktivitas bird watching.

Masih banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan di Kepulauan Karimunjawa. Silakan bersantai di pantai-pantai indah seperti Ujung Gelam. Nikmati juga keramahan penduduk lokal dan hidangan lezat yang dibuat dari bahan baku segar hasil tangkapan nelayan lokal. Pusat kuliner Karimunjawa, antara lain terdapat di alun-alun. Di situ bisa dijumpai banyak kedai ikan bakar. Sayangnya, kedai-kedai ini banyak meninggalkan sampah plastik, sehingga butuh kesadaran dan kerelaan untuk saling mengingatkan antara penduduk setempat dan wisatawan yang makan di tempat itu.

Asisten Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Rahman Hidayat yang baru-baru ini melakukan kunjungan ke Karimunjawa menekankan bahwa dukungan infrastruktur pariwisata harus berwawasan lingkungan dan sesuai dengan kearifan lokal. Pengelolaan sampah terpadu perlu dibangun di Karimunjawa agar masalah sampah dapat segera diantisipasi, simultan dengan edukasi kebersihan dan bahaya sampah plastik. "Taman Nasional memang tidak diproyeksikan sebagai lokasi mass tourism , kelestarian lingkungan harus diutamakan," tegas Rahman.

Fasilitas
Karimunjawa telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah. 
Berkembangnya sektor pariwisata telah mendorong pemerintah untuk menyediakan infrastruktur yang lebih baik. Listrik kini sudah tersedia 24 jam. Pemerintah juga mengembangkan Bandar Udara Dewadaru dan pembangunan Pelabuhan Legon Bajak. Perbaikan dan pembangunan infrastruktur pariwisata membuat masyarakat lokal mendapat pengaruh positif. Ekonomi berkembang, penginapan, restoran dan penjual souvenir khas bermunculan.

Wisatawan kini punya banyak pilihan menginap di Karimunjawa, mulai dari kelas homestay hingga resort yang biasanya dibangun di salah satu kepulauan Karimunjawa, semisal di Pulau Menjangan dan Pulau Menyawakan yang memiliki pemandangan indah.

Akses
Perjalanan ke Karimunjawa dapat ditempuh dengan penerbangan ke Bandara Ahmad Yani Semarang atau naik kereta api menuju ‘Kota Lumpia’. Dari Semarang bisa langsung ke Karimunjawa atau menuju ke Jepara terlebih dahulu.

Dari Semarang, perjalanan ke Karimunjawa dimulai dari Pelabuhan Tanjung Mas menggunakan KMC Kartini. Namun, pelayaran KMC Kartini, jadwalnya terbatas, hanya satu kali pulang pergi dalam satu minggu, Jumat pagi berangkat dan kembali Minggu siang. Alternatif lain, dari Semarang menuju Pelabuhan Kartini di Jepara. Jadwal kapalnya ada setiap hari. Di Karimunjawa bisa berkeliling dengan angkutan umum, menyewa kendaraan roda empat mau pun ojek. Jika ingin mengunjungi pulau-pulau, bisa menyewa kapal nelayan.

 

Sumber: http://www.arahdestinasi.com/wisatadesa/read/353/ini_akses___aktivitas_yang_bisa_dilakukan_di_karimunjawa

Tanggal : 13 September 2018