SESDITJEN PPKTRANS MINTA TRANSMIGRAN KERJA KERAS

  Minggu, 31 Juli 2022

Yogyakarta - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan pelepasan keberangkatan transmigran asal Provinsi DIY pada Minggu (31/07/22).

Sejumlah 12 KK (46 jiwa) transmigran asal DIY akan diberangkatkan menuju ke Permukiman Transmigrasi Raimuna Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dinas Nakertrans Provinsi Banten juga memberangkatkan 6 KK (23 jiwa) serta Dinas Nakertrans Provinsi NTB memberangkatkan 7 KK (27 jiwa) ke lokasi yang sama.

Sesditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi  Kemendes PDTT, Sigit Mustofa Nurudin mengapresiasi langkah cepat dari DIY yang berhasil memberangkatkan transmigran di bulan Juli 2022 sesuai target yang dicanangkan oleh Menteri Desa PDTT.

“Bawa motivasi dan semangat positif yang diperoleh selama pelatihan calon transmigran untuk membangun lokasi transmigrasi”, ujar Sigit.

Sigit menambahkan, penghasilan transmigran sebesar Rp50juta/bulan bukan tidak mungkin dicapai asal disertai kerja keras dan semangat tidak mudah menyerah.

Aria Nugrahadi, Kadis Nakertrans DIY, yang didampingi Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto, mewakili Pemerintah DIY menyampaikan kegiatan pelepasan keberangkatan transmigran penting untuk menggelorakan kembali peranan transmigrasi dalam menciptakan peluang bagi peningkatan martabat dan harkat kehidupan masyarakat transmigran dan penduduk setempat di kawasan transmigrasi.

Acara ini juga diharapkan dapat menggugah dan memberikan semangat kepada transmigran dari DIY.

“Keputusan bertransmigrasi merupakan keputusan besar, sulit, dan dilematis. Betapa tidak, tanah kelahiran, tali kekerabatan dan lingkungan sosial yang selama bertahun-tahun menjadi bagian kehidupannnya sehari-hari, seketika harus ditinggalkan dalam waktu yang lama dan bahkan mungkin untuk selamanya," kata Aria.

Setelah menempati lokasi, transmigran menjadi warga penduduk setempat bukan lagi warga DIY. Olehnya, diminta untuk patuhi aturan di daerah tujuan.

“Taatilah segala peraturan dan adat istiadat yang ada di lokasi transmigrasi”, pungkas Aria.

Salah seorang transmigran asal Bantul, Dita Rahmawan, menyampaikan tekadnya yang mantap untuk mengikuti program transmigrasi.

“Saya melihat lokasi transmigrasi dan Youtube dan mantap untuk mengikuti program transmigrasi ini untuk masa depan anak saya yang lebih baik”, ujar Dita.

Transmigran lain asal Sleman, Suryati dengan 3 anak yang dimilikinya juga mantap diajak suaminya untuk berangkat transmigrasi.

“Saudara saya ada yang berhasil ikut transmigrasi di Sumatera, saya mantap untuk ikut transmigrasi dan yakin bisa sukses” ujar Suryati.

Pada kesempatan tersebut juga turut diberikan bantuan modal kerja dan alat pertanian dari Dinas-dinas ketransmigrasian kabupaten/kota di wilayah DIY kepada transmigran yang diharapkan dapat membantu transmigran untuk mengolah lahan transmigrasi.