KEPADA JENDERAL MOELDOKO, GUS HALIM PAMER SELURUH DESA DI BATU SUDAH BERSTATUS MANDIRI

  Rabu, 21 September 2022

BATU- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Halim mengungkapkan seluruh desa di Kota Batu, Jawa Timur sudah berstatus Desa Mandiri.
 
Hal itu disampaikan Gus Halim saat bertemu Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam acara Penyerahan Integrasi 34 Program Pemberdayaan Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria yang diselenggarakan di Pendopo Kota Batu.
 
“Jadi di Kemendes itu Pak Jenderal Moeldoko, saya laporkan ada beberapa kategori penghargaan. Untuk Kepala Desa itu salah satunya yang Desa Mandiri dapat lencana, bisa dipasang di PDH atau baju dinas,” jelas Gus Halim di Kota Batu, Rabu (21/9/2022).
 
Selain mendapat lencana, desa yang berstatus mandiri juga akan diberikan piagam penghargaan yang bisa dipajang di balai desa. Tujuannya agar dilihat sekaligus menjadi kebanggaan warganya yang turut terlibat berjibaku membangun desa.
 
Gus Halim menjelaskan, total ada 19 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Batu dan semuanya telah berstatus Desa Mandiri. Lencana untuk para Kepala Desanya akan disematkan saat perayaan ulang tahun Kota Batu.
 
Lencana juga akan diberikan kepada kepala daerah yang berhasil meningkatkan status desanya. Lencana Bakti Desa Pertama akan diberikan kepada kepala daerah yang tidak ada desa berstatus sangat tertinggal dan tertinggal.
 
Sedangkan Lencana Bakti Desa Madya diberikan kepada kepala daerah yang seluruh desanya berstatus Maju dan Mandiri. Sementara, Lencana Bakti Desa Utama diberikan kepada kepala daerah yang seluruh desanya berarti Mandiri.
 
“Nah satu-satunya wali kota di Indonesia dan bupati yang akan dapat Lencana Bakti Desa Utama itu adalah Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko,” jelas Gus Halim.
 
Sementara itu Moeldoko mengapresiasi Kemendes PDTT yang selama ini telah membuat desa-desa di seluruh Indonesia terus berkembang.
 
“Kalian pasti banyak yang tidak tahu apa yang dilakukan pak Menteri Desa. Saya tahu betul tadi itu hanya sebagian yang disampaikan. Sebetulnya masih banyak sehingga membuat desa berbeda,” ujarnya. 
 
Foto: Mugi/Humas Kemendes PDTT 
Teks: Badriy/Humas Kemendes PDTT