HADIRI RESEPSI HUT KE-73 RRC, GUS HALIM BERHARAP PENINGKATAN KERJA SAMA BANGUN DESA

  Rabu, 28 September 2022

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Rakyat China (RRC) secara virtual pada Rabu (28/9/2022).
 
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, sebagai negara sahabat Indonesia dan China telah membangun kemitraan yang strategis. Kedua negara juga telah menjalin persahabatan yang mendalam.
 
"Kedua negara juga telah saling mendukung dan membantu yang bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan kedua negara, termasuk pada sektor desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi," kata Gus Halim.
 
Selain itu Indonesia dan China telah bekerjasama dalam beberapa program pembangunan dan saling bertukar pengetahuan yang berguna bagi kesejahteraan rakyat kedua negara.
 
"Kami belajar dari satu sama lain dan berbagi hal-hal baik yang ada di masing-masing negara," ujar menteri peraih gelar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.
 
"Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan selamat pada perayaan Hari Nasional Peringatan 73 Tahun Republik Rakyat China, dan berharap untuk kesuksesan negara anda di masa depan," ucapnya.
 
Gus Halim berharap kerjasama kedua negara bisa lebih ditingkatkan, terutama berkaitan dengan pembangunan desa, daerah tertinggal dan transmigrasi.
 
"Semoga kita bisa membangun ekonomi dunia berdasarkan kearifan lokal negara dan membangun desa untuk masa depan dunia yang lebih baik," kata Gus Halim.
 
Sebelumnya, Gus Halim bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Lu Kang membahas peningkatan kerjasama serta transformasi teknologi di bidang pemberdayaan ekonomi desa dan kemiskinan ekstrem.
 
Pertemuan keduanya juga saling tukar pengalaman terkait pembangunan desa tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa-desa kedua negara.
 
China memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia, sekitar 1,4 miliar jiwa. Luas daratan 9,59 juta kilometer persegi, menjadikannya negara ke-3 terbesar di dunia.
 
Foto: Angga/Humas Kemendes PDTT 
Teks: Firman/Humas Kemendes PDTT